(Tafsir Hadist) Menyuruh Berbuat Baik

"Demi dzat yang jiwaku berada ditangannya, hendaklah kamu menyuruh orang lain berbuat kebaikan dan mencegah berbuat kejahatan!"

Menurut Imam Al-Qurtubi "Ma'ruf merupakan segala sesuatu yang dapat diterima dengan akal yang sehat atau menerima sedekah.

Kalau pingin umat yang baik harus amal maruf nahi mungkar (menyuruh orang lain berbuat kebaikan dan mencegah dari keburukan). Jika membiarkan berbuat kebaikan atau tidak membuah motivasi maka Allah akan mengirim siksaan di neraka semua. Jika mempengaruhi berbuat kemungkaran maka islam akan menyesal.

Jadi ketika dalam satu komunitas jika berbuat jahat, atau memberikan sesuatu yang tidak baik maka doa kita tidak akan diterima oleh allah. Redaksi yang mengampuhkan mustajab adalah doa dalam al-quran. Doa orang mumin pasti mustajab. Tapi ketika kemasukan hal yang haram maka doa tidak akan diterima oleh Allah SWT.

"Ketika menjalani kemungkaran atau membiarkan kejahatan maka allah tidak akan menerima doa ini"

Apakah ada kemungkaran tapi tidak diingatkan maka allah tidak akan diterima doa itu.

Contoh : Pesta Narkoba, Pesta minuman keras, durhaka, disiksa yang pedih, dan sebagainya

Setiap jabatan akan dipimpin maka tanggung jawab akan berat. Sampaikan sesuatu agar tindak yang nyata atau menghilangkan kemungkaran

"Sesungguhnya bilamana seseorang mengetahui orang lain yang berbuat dzolim tetapi tidak berusaha mencegahnya, dikhawatirkan Allah akan mensamaratkan siksanya"
Ketahuilah banyak kemungkaran yang dilihat atau dibiarkan maka hati yang diambil dan dibiarkan begitu saja.

Maka solusinya adalah menyampaikan amanah yang baik agar membangun islam secara keteladanan dan memperbaiki akhlaqnya.

----------------------------------------

Dilema orang yang menjalani hukuman namun membiarkan respon yang diterima maka sesuatu yang sulit. Bagaimana solusinya?
Sesuatu yang menimpa rugi. Maka allah akan menerima siksaan.

Sebenarnya mengenai doa tidak harus menurut al-qur'an dan hadits. Melainkan doa diberkahi sesuai keyakinan diri sendiri. Dalam hieraki doa alam al-qur'an akan lebih baik dan kedua adalah al-hadits. Apabila reaksi doa namun mempertimbangkan keyakinan maka keyakinan, kemantapan secara luar biasa.

"Hamdan Katsiron mubarokah fii"

Ghibah menyebutkan orang lain, apabila dia mengalami amarah. Tetapi bisa mengambil pelajaran.

Surabaya, 28 April 2017

No comments:

Post a Comment

Bedah Karya Sebagai Penilaian Karya Tulis

Salah satu pemberdayaan terhadap literasi melalui bedah karya. Bedah karya adalah suatu program yang membahas naskah yang di koreksi bersama...